Utang BUMN Rp5.000 Triliun, Anak Buah Erick Thohir Sebut Masih Aman?

Utang BUMN yang mencapai Rp5.000 triliun masih menjadi sorotan publik. Namun demikian, Staf Menteri BUMN Arya Sinulngga mengklaim bahwa angka tersebut masih dalam kondisi aman.

“Jadi kalau kami lihat rasio utang atau DER itu berada di posisi 0,7 kali atau di bawah 1. Sementara kesehatan struktur utang itu DERnya harus di bawah 1,5 kali baru dikatakan sehat. Ini masih 0,7 jadi masih sekitar setengah dari DER,” ujarnya dalam diskusi bertajuk BUMN, Apa Masalah dan Solusinya, kemarin, di Jakarta.

Ia menambahkan, bahwa saat ini utang BUMN yang tercatat sebagai pendanaan (surat utang dan sebagainya) hanya sekitar Rp2.000 triliun. Sedangkan ekuitas BUMN tercatat sebesar Rp2.500 triliun.

Selain itu jelas Arya, bahwa utang BUMN yang berasal dari non pendanaan masih di kisaran Rp3.100-an triliun. Dimana menurutnya, utang ini bisa berupa simpanan masyarakat di bank BUMN yang sebenarnya tak dapat dikategorikan utuh sebagai utang.

Jika dibandingkan dengan aset lancar BUMN yang mencapai sekitar Rp4.500 triliun tambah Arya, utang yang berupa simpanan masyarakat di bank tersebut juga masih dalam kategori aman.

“Jadi itu masih jauh. Bedanya sekitar Rp1.400 triliun, beda aset lancar dengan posisi utang. Kasarnya kalau uang perbankan diambil semua, tapi enggak mungkin kan dan enggak kita harapkan, tetap bisa sehat, Artinya uang kita masih ada,” pungkasnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here