Rakyat Dibatasi Buat Hajatan, Presiden Kok Malah Hadiri Nikahan Selebritis, Keadilannya Dimana?

Kehadiran Joko Widodo sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan di acara pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dinilai kurang pantas. Terlebih lagi acara akad nikah selebriti itu dihadiri banyak orang di tengah pandemi Covid-19.

Pengamat sosial politik, Muslim Arbi menilai, dari sisi kepatutan dan kepantasan, kehadiran Jokowi di acara itu bisa menciptakan rasa ketidakadilan saat pandemi seperti sekarang.

“Rakyat dibatasi dan dilarang menggelar acara-acara pernikahan. Tapi presiden malah hadiri acara-acara pernikahan artis,” kata Muslim, Senin (5/4/2021).

Rasa keadilan di masyarakat, menurut Muslim, saat ini menjadi terbelah. Karena, penguasa dan artis dianggap diperbolehkan menggelar pesta di tengah negeri di rundung pandemi. Tetapi, sambng Muslim, rakyat jelata dibuat sulit dan dilarang-larang.

“Ini cerminan keadilan yang retak oleh sistem kekuasaan yang tidak adil era Jokowi,” tutur Muslim.

Muslim pun menyoroti dengan sikap Sekretariat Presiden di akun YouTube yang mengunggah video kehadiran Jokowi di pernikahan artis.

“Apalagi istana sebar video itu. Semakin melukai masyarakat. Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Jokowi tidak patut dan pantas lakukan itu,” tandas Muslim.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here