PKS Hantam Pemerintah di Paripurna DPR, Soal WNA China ke RI dan Aturan Mudik untuk Rakyat Sendiri!

Tampaknya polemik kedatangan WNA asal China ke Indonesia sampai saat ini masih menjadi sorotan banyak pihak. Bahkan, dalam rapat sidang paripurna DPR ke-18 masa persidangan 2020-2021, Fraksi PKS mempertanyakan sikap pemerintah terkait masalah ini.

“Seharusnya Pemerintah mencontoh betapa perlakuan tegas dunia Internasional terhadap masuknya warga asing sebagai upaya mitigasi pandemi COVID-19, dengan TKA masuk ke Indonesia bukan tidak mungkin akan menyebarkan klaster atau varian baru COVID-19, Naudzubillah,” tegas Alifudin dalam Intrupsinya Kamis 20 Mei 2021.

Sebagaimana diketahui, saat sidang paripurna tersebut, Fraksi PKS memang mengaku setuju dengan penyekatan mudik untuk mencegah pandemi. Tapi hilangnya rasa keadilan, disaat masyarakat dilarang mudik, tapi TKA mendapat karpet merah ke Indonesia di tengah pandemi.

“Apakah ratusan WNA ke tanah air ada kaitannya dengan kemudahan yang diberikan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020?,” ketusnya.

Alif menambahkan, kondisi saat ini menunjukkan pemerintah belum Optimal mengatasi secara komprehensif terhadap mitigasi Pandemi COVID-19 dan permasalahan TKA. Pemerintah, harus lebih ketat lagi dalam membatasi masuknya WNA atau TKA untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan varian baru COVID-19.

“Kami berharap pemerintah lebih serius dalam menghentikan masuknya WNA/TKA ke Indonesia dan lebih serius serta komprehensif dalam mencegah secara maksimal potesni penularan serta potensi masuknya varians baru COVID-19,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia kedatangan 110 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke dalam negeri saat lebaran, tepatnya pada 13 Mei 2021. Para pekerja China tersebut diketahui tiba di Indonesia dengan menggunakan pesawat carter.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here