Pemerintah Tambahkan Istilah Level di PPKM, Gde Siriana: Kalau Makan Cabe, Tingkatannya Sudah Bikin Mules

Bicaralah.com – Pemerintah seolah tak ada cara lain dalam menekan pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari langkah pemerintah yang hanya mengganti istilah, mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kali ini, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri kini menggunakan istilah PPKM Level 3 dan Level 4. Hal ini terlihat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22/2021 yang berisi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Penetapan level wilayah ini mengacu kepada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

“Asyik ada istilah baru. PSBB, PSBB Terbatas, PPKM, PPKM Mikro, PPKM Darurat, sekarang nambah PPKM Level 4,” sindir Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, Rabu (21/7/2021).

Gde-pun mengaku tidak tahu seperti apa derajat kedaruratan dalam Level 4 tersebut.

“Pakai range Level 1-10 atau 1-5? Enggak tahu juga maknanya apa, Siaga-Awas-Waspada?” tanyanya.

Dirinya hanya mengingatkan, kalau dalam tataran kuliner, level 4 itu artinya tingkat kepedasannya sudah cukup tinggi.

“Kalau makan cabe, level 4 sudah bikin mules-mencret,” tandasnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here