PDIP Tak Undang Ganjar di Acara Internal di Jateng, Analis: Waspada Politik Playing Victim!

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak undang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak di acara internal partai politik berlambang banteng gemuk dengan moncong putih itu saat Puan Maharani bertandang ke Jawa Tengah patut dicurigai adanya skenario terselubung.

Menurut analis politik dari Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, apabila konflik internal karena cemburu dengan elektabilitas Ganjar, maka terlalu dini konflik itu mengemuka.

Atas dasar itu, Dedi menengarai hal itu patut diduga adalah rekayasa sistematis.

“Layak dicurigai jika konflik ini adalah rekayasa sistematis. Tentu untuk menempatkan Ganjar sebagai “korban”, dan awal dari dimulainya politik playing victim untuk mempertegas seberapa kuat nama Ganjar di publik,” tutur Dedi, Senin (24/5/2021).

Sebagaimana diketahui, PDIP tak mengundang Ganjar Pranowo dalam acara penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024 yang dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Penegasan itu sebagaimana disampaikan langsung Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto.

“Tidak diundang! ‘wis kemajon’ (sudah telalu maju), ‘yen kowe pinter, ojo keminter’ (bila kamu pintar, jangan sok pintar-red),” tutur Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (23/5/2021).

Pria yang karib disapa Bambang Pacul itu lantas menyindir tentang gelagat Ganjar yang sedang bersiap menuju Pilpres 2024. Menurutnya, Ganjar terlalu berambisi sehingga meninggalkan norma kepartaian.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here