Muhammadiyah Desak Pemerintah ‘Jujur’ Soal Polemik KPK

Bicaralah.com - Polemik yang terjadi di KPK hingga kini masih menjadi perhatian publik. Pasalnya, banyak pihak yang menilai tes wawasan kebangsaan yang dilakukan oleh Firli Cs dianggap janggal dan berlebihan.

Menanggapi hal ini Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta agar pemerintah terbuka, transparan dan jujur.

“Legislatif, yudikatif, eksekutif serta semua institusi negara itu harus mem backup KPK. Jangan ada kepentingan untuk melemahkannya. Begitu juga bagi komponen bangsa. Tapi pada saat yang sama, bagaimana KPK ini juga berjalan dengan transparan, good governance, objektif, terstandar,” tegasnya, dalam keterangan tertulis, kemarin di Jakarta.

Bahkan, Haedar juga menyoroti para pimpinan lembaga antirasuah itu. Menurutnya, seharusnya pemimpin KPK bisa membawa lembaga tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan publik.

“Para pimpinan KPK harus membawa lembaga ini betul-betul menjadi lembaga pemberantasan korupsi yang otoritatif, berwibawa, punya integritas dan tentu bisa menyelesaikan persoalan-persoalan korupsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika berlama-lama masalah ini belum selesai, maka akan melahirkan sikap apriory di tengah masyarakat.

“Kita warga civil society harus bersikap objektif, kemudian juga terbuka dan tidak ada politisasi baik menyangkut KPK maupun persoalan-persoalan kebangsaan lainnya. Karena politisasi akan membuat kita apriori dalam menyelesaikan persoalan,” tutupnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here