Kesuksesan Penanggulangan Bencana Bukan Dengan Kemarahan Risma dan Aksi Jokowi Beri Jaket Pada Warga

Penanggulangan banjir bandang yang menerpa sejumlah wilayah di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan NTB tidak bisa diselesaikan secara simbolis.

Sebagaimana diketahui, Menteri Sosial, Tri Rismaharini marah-marah kepada relawan dalam hal ini petugas Tagana, saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021) lalu.

Terbaru adalah Presiden Jokowi memberikan jaket yang dikenakannya berwarna merah kepada salah seorang warga di lokasi bencana yang ditinjau, yakni di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata NTT pada hari ini, Jumat (9/4/2021).

“Justru disayangkan jika elite lebih sering berlaku simbolis semacam itu,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengutip RMOL, Jumat (9/4/2021).

“Sementara kebijakan yang dibuat tak pernah benar-benar berdampak pada masyarakat,” sesal Dedi.

Sebab, menurut Dedi, tidak ada hubungannya antara suksesnya penanganan bencana dengan kemarahan Risma dan aksi Jokowi memberi jaket kepada warga.

“Keduanya, meskipun berbeda ekspresi, sama-sama mengandalkan popularitas,” tandasnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here