Hensat Ungkap Hal yang Membedakan Antara-Ganjar dan Jokowi Dalam Mendapatkan Tiket PDIP di Pilpres

Bicaralah.com - Analis politik dari Universitas Paramadina, Hendri Santrio (Hensat), menilai, jalan politik Ganjar Pranowo dan Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapatkan tiket pemilihan presiden (Pilpres) sangat berbeda. Tampaknya, peluang Ganjar mendapat dukungan dari partai politik berlambang banteng gemuk dengan congor putih itu sangat berat.

“Kalau kita membandingkan prediksi politik antara Ganjar dan Jokowi, mungkin ini akan berbeda, karena pada saat itu langkah politik Jokowi dan karir politik Jokowi itu berbeda dengan Ganjar Pranowo,” ujar pria yang karib disapa Hensat itu kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Jokowi pada saat menjelang Pilpres 2014 memunculkan gaya baru, yakni, blusukan. Sementara Ganjar saat ini belum memunculkan adanya gaya baru dalam berpolitik, namun aktif di media sosial (medsos).

“Salah satu hal yang membedakan adalah gaya politik Jokowi yang menumbuhkan momentum baru yang namanya blusukan. Sementara Ganjar Pranowo belum mendapatkan itu selain sisi politik dia yang berubah menjadi sisi selebritis sebagai selebritis medsos, YouTuber, bahkan selebgram, perubahannya baru di sana,” tutur Hensat.

Soal relawan, menurut Hensat, dukungan akar rumput kepada Jokowi cukup kuat sejak Pilgub DKI Jakarta 2012. Relawan ini kemudian semakin kuat mencalonkan Jokowi sebagai capres 2014 dengan akar kuat sejak 2012.

“Jalan langkahnya itu akan berbeda dengan Jokowi, nasibnya ya orang-orang masing yang punya. Tapi kalau apakah ujung karir politiknya akan seperti Pak Jokowi? Per hari ini saya katakan akan berbeda,” tukas Hensat.

Selain itu, Hensat melihat dari sisi kekuatan dukungan partai politik. Hensat menilai Ganjar mendapatkan teguran keras, sedangkan Jokowi pada saat itu tak mendapatkan.

“Pak Jokowi itu dulu itu tidak ada teguran keras dari partai,” ungkap Hensat.

“Walaupun ditetapkan terakhir-terakhir, tapi enggak ada hal kegiatan PDIP bahkan menegur, bahkan tidak mengundang, itu tidak ada,” sambungnya.

Adanya Ganjarist, relawan pendukung Ganjar, dinilai tak memastikan adanya dukungan dari PDIP. Oleh sebab itu, jalan politik Ganjar dan Jokowi pun dinilai akan berbeda.

“Bukan berarti memastikan bahwa jalur politiknya sama begitu. Bahwa Ganjar juga akan menjadi calon presiden yang didorong per hari ini saya tidak melihat ke sana,” pungkas Hensat.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here