Cak Imin Mau Digandeng dengan AHY, Masih Ingat Kasus ‘Kardus Duren’?

Bicaralah.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar digadang-gadang berduet dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024. Namun demikian parpol berlambang Merci itu memberikan respon positif.

Hal ini disampaikan oleh waketum PKB Jazilul Fawaid. “Saya pikir ini opsi yang bagus juga, lebih fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis. Namun semua itu tergantung respons dari masyarakat,” kata Jazilul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6).

Meski memang menurutnya, semua opsi terkait pasangan capres-cawapres yang akan diusung PKB di Pilpres 2024 masih terbuka, termasuk wacana menduetkan Cak Imin dengan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani.

“Pilpres masih jauh, itu semua baru usulan dan wacana, segala kemungkinan masih bisa terjadi, namun usulan Cak Imin-Puan juga rasional. Toh, Cak Imin juga belum ambil keputusan, masih pikir-pikir, meskipun desakan dari bawah makin kuat. Kita ikuti saja dinamikanya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Muhaimin atau yang akrab disapa Cak Imin pernah tersangkut kasus yang disebut-sebut dengan istilah ‘Kardus Durian’.

Adapun yang dimaksud kasus ‘kardus durian’ yakni uang Rp 1,5 miliar disimpan dalam kardus durian yang disita KPK pada OTT terhadap petinggi Kemenakertrans dengan dugaan penggelontoran dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (DPID) terhadap 4 kabupaten di Papua pada tahun 2011 lalu. Saat itu, Muhaimin menjabat sebagai Menakertrans.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here