Pemilik Sekolah di Jatim Dilaporkan ke Polisi Gegara Pelecehan Seksual, Korbannya Belasan!

Bicaralah.com - Pemilik sekolah di Kota Batu, Jawa Timur diadukan ke kantor polisi karena diduga melakukan pelcehan seksual terhadap belasan korban. Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menyesalkan perbuatan pelaku, terlebih peristiwa tersebut menyangkut institusi pendidikan di Indonesia.

Hal ini ia sampaikan saat mendatangi Polda Jatim untuk melaporkan kasus tersebut, bersama dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, MD Furqon.

“Hari ini begitu menyedihkan bagi Komnas Anak, karena ada sebuah institusi pendidikan yang cukup dikagumi, khususnya di Kota Batu dan masyarakat Jawa Timur. Ternyata sekolah berinisial SPI ini menjadi sumber malapetaka bagi peserta didik di sana, yakni kejahatan seksual yang dilakukan oleh pemilik SPI berulang-ulang pada puluhan anak-anak,” tegasnya, hari ini.

Ia menyatakan, bahwa pemilik sekolah tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan anak-anak ketika mereka bersekolah di sana. Bahkan setelah mereka lulus sekolah pun pelaku masih melakukan pelecehan seksual.

“Bahkan sampai anak itu lulus dari sekolah itu masih mengalami kejahatan seksual oleh pemilik sekolah itu,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, laporan kasus itu dilakukan oleh Komnas PA setelah mendapat aduan dari salah seorang korban pekan lalu. Komnas PA menindaklanjuti dan mengumpulkan keterangan.

Hasilnya mencengangkan. Ternyata, korban tidak hanya satu dua orang saja. Tapi jumlahnya belasan bahkan puluhan siswa.

Arist mengatakan korban berasal dari sejumlah daerah, ada yang dari Palu, Kalimantan Barat, Kudus, Blitar, Kalimantan Timur, dan sebagainya. Korban yang seyogyanya dibantu agar bisa beprestasi dan sebagainya, tetapi malah dieksploitasi secara ekonomi, seksual, dan sebagainya.

Ada pendidikan pertanian, kewirausahaan, bahkan membuat film kemarin terbaik se-Asia Tenggara di mana yang main dari anak-anak siswa sekolah itu sendiri,” pungkasnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here