Belajar Tatap Muka, Guru Divaksin Dulu ya?

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Adapun peserta dalam sistem belajar tersebut dilakukan sebanyak 25 persen dari total kapasitas ruang belajar.

Selain itu, dalam PTM nanti tidak boleh lebih dari 2 hari dalam sepekan. Durasinya pun maksimal 2 jam pertemuan. Kata dia, pemerintah ingin pastikan kegiatan PTM mengutamakan kesehatan, keselamatan dan keamanan dari peserta didik. Selain itu, keselamatan jiwa harus jadi prioritas.

“Seluruh guru yang ikut dalam pembelajaran tatap muka harus sudah divaksin dan dipastikan tidak memiliki penyakit komorbid,” tegasnya, di Jakarta, kemarin.

Adapun alan ini harus dijalankan, mengingat keselamatan para peserta didik memiliki alasan kuat. Sebab, merujik data diketahui masyarakat usia sekolah yakni 6-18 tahun menyumbang 9,6 persen kasus positif nasional. Lalu, 0,6 persen menyumbang kasus kematian nasional.

“Maka dari itu, penting untuk diingat bahwa kesempatan pembukaan sektor pendidikan ini harus dijaga stabilitasnya secara hati-hati dan terbatas,” tutupnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here