Sstt… Ada Tiga Pegawai KPK yang Urus Kasus Rekening Gendut BG Juga Dinonaktifkan KPK

Bicaralah.com - Kisruh 75 pegawai KPk yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) disinyalir karena banyaknya kasus besar yang ditangani oleh para pegawai tersebut. Meski memang di sosial media paling banyak yang menceritakan langkah tersebut sebagai dampak dari adanya kasus korupsi bansos.

Namun, belakangan terdengar bahwa tiga orang Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) penyidik KPK yang mengurus kasus rekening gendut Budi Gunawan juga tidak lolos TWK dan dibebastugaskan oleh KPK.

Adapun ketiga orang tersebut yakni Budi Sukmo, Budi Agung Nugroho dan Afief Julian Miftah. “Satgas gabungan ada tiga. Semuanya enggak lolos (TWK),”  tegas pegawai KPK tersebut saat berbincang dengan awak media, kemarin, di Jakarta.

Dimana beberapa penyidik sekaligus salah satu Kasatgas Penyidik KPK, Novel Baswedan, juga mengakui terdapat tujuh Kasatgas Penyidik yang tak lolos tes TWK yang digagas Firli Bahuri Cs.

Ketujuh orang tersebut menangani kasus korupsi kakap seperti bansos, suap izin ekspor benur, hingga kasus mafia peradilan. Sedangkan Afief Julian terkait penanganan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi calon Kapolri Komjen Budi Gunawan pernah mendapat teror.

Mengutip Tempo.co, (Senin, 6 Juli 2015), dimana Juru bicara Kepolisian Resor Kota Bekasi Ajun Komisaris Siswo mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan bukan kali ini saja penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Afief Yulian Miftach, menerima teror. “Seminggu ini sudah tiga kali,” kata Siswo, Senin, 6 Juli 2015.

Siswo menjelaskan sepekan lalu Afief mendapatkan teror berupa ban mobil jenis Honda Freed miliknya ditusuk berulang kali hingga bolong. Tiga hari kemudian, ujar Siswo, badan mobil Afief disiram menggunakan air keras. Terakhir, benda menyerupai bom diletakkan di halaman rumah korban.

Hingga berita ini diunggah, belum ada klarifikasi dari lembaga antirasuah itu mengenai tiga orang tersebut yang mengurus kasus rekening gendut Budi Gunawan juga dinonaktifkan oleh KPK.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here