Pemerintah Klaim Tanggung Biaya Vaksinasi untuk WNI di Luar Negeri

Bicaralah.com - Pemerintah memastikan akan menanggung biaya vaksinasi covid-19 bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Protokoler dan Konsuler Kemenlu Andy Rachmianto yang mengatakan, karena beberapa sebagian negara tidak memberikan fasilitas gratis soal vaksin.

“Kebijakan nasional di negara akreditasi mewajibkan individu membayar vaksin secara mandiri. Istilahnya di Indonesia, vaksinasi gotong royong,” ujarnya, disela rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI, kemarin.

Ia juga memastikan, bahwa WNI telah mendapatkan akses layanan vaksinasi sesuai dengan peraturan dan kebijakan di negara setempat.

Sebagaimana diketahui, saat ini, sudah ada 4 dari 184 negara yang sudah memberikan akses vaksinasi terhadap WNI yang ada di negara-negara tersebut. Pemberian vaksin nantinya tetap dilakukan sesuai peraturan atau kebijakan negara setempat. “Tentunya tugas utama perwakilan kita di luar negeri pada prinsipnya adalah memastikan agar WNI mendapatkan akses, mendapatkan akses terhadap layanan vaksinasi,” jelasnya.

Adapun Kemlu menurut Andy, akan memberikan bantuan berupa biaya untuk membayar vaksinasi mandiri bagi WNI yang tidak mampu membiayai sendiri. Bantuan tersebut akan diberikan melalui perwakilan Indonesia di luar negeri.

Selain itu, bantuan juga akan diberikan kepada kelompok rentan. WNI yang menjadi prioritas lainnya yaitu WNI di tempat penampungan Malaysia dan sejumlah negara di Timur Tengah.

“Prioritas kita berikan bagi para WNI yang ada di penampungan perwakilan kita di Malaysia dan di beberapa negara Timur Tengah guna mencegah terjadinya kasus Covid-19 di lingkungan perwakilan Indonesia di luar negeri,” tutupnya.

Sebagai informasi, Kementerian Luar Negeri telah menerima anggaran belanja tambahan (ABT) sebesar Rp 64.070.000.000 untuk penanganan WNI di luar negeri yang terdampak Covid-19, termasuk untuk vaksinasi.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here