Nama Wakil Ketua KPK Dikaitkan dengan Kasus Suap Wali Kota Tanjung Balai

Nama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dikaitkan dengan kasus suap yang melibatkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Namun ia menyanggah bahwa dirinya tak ada sangkut-pautnya dengan kasus yang juga menjerat nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Ia menegaskan tak pernah melakukan komunikasi dengan tersangka M Syahrial. “Saya tidak pernah menjalin komunikasi dengan tersangka MS terkait penanganan perkara yang bersangkutan, apalagi membantu dalam penanganan perkara yang sedang ditangani oleh KPK,” kata Lili dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (30/4).

Menurutnya, menjdi pimpinan KPK sudah seharusnya memiliki kode etik serta peraturan yang harus ditaati.

Namun demikian, Lili tak memungkiri kerap menjalin komunikasi dengan para kepala daerah. Hal ini terkait kinerja KPK, khususnya dalam bidang pencegahan. “Komunikasi yang terjalin tentu saja terkait tugas KPK dalam melakukan pencegahan, supaya tidak terjadi tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Lili, yang juga merupakan Wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) ini menambahkan, bahwa dirinya juga punya jaringan luas ke pejabat publik. Atas peristiwa ini, dia mengeklaim akan sangat selektif membangun komunikasi ke setiap pejabat publik itu. Namun, Lili mebegaskan tetap mengingatkan untuk menghindari area rawan korupsi “Menjaga harkat dan martabat terhadap diri saya sebagai insan KPK maupun sebagai maruah lembaga KPK,” tutupnya.

Sebagai informasi, M Syahrial telah terjerat sebagai tersangka, karena menyuap penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju senilai Rp 1,3 miliar.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here