Kesadaran Saat Pandemi, Pemerintah Salahkan Masyarakat!

Bicaralah.com - Menko Ekonomi Airlangga Hartarto sepertinya menyalahkan masyarakat terkait pandemi covid-19. Terlebih mengenai adanya kepatuhan masyarakat tentang penggunaan masker.

Hal ini ia sampaikan dalam rapat terbatas dengan presiden Jokowi. Dalam rapat tersebut, ia menyebut, bahwa DKI Jakarta merupakan kelompok masyarakat yang rendah kesadaran akan penggunaan masker.

“DKI 65 persen. Jadi DKI masih perlu ditingkatkan,” ujarnya, saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 24 Mei 2021.

Selain itu, dalam rapat juga disebutkan sejumlah daerrah yang patuh menggunakan masker, yakni Provinsi Bali dengan Bali 88,89 persen, Jawa Timur 87 persen, Jawa Barat 87 persen dan Jawa Tengah 75 persen. Selain Jakarta yang tingkat kepatuhan rendah juga ada di Riau 67 persen dan Kepulauan Riau 70 persen.

Diketahui, sebelumnya pemerintah telah menyampaikan kembali perpanjangan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Kali ini atau sudah masuk jilid ke-sembilan aturan itu dibuat, ada penambahan empat provinsi yang baru menerapkan PPKM.

Dengan demikian, seluruh provinsi Indonesia wajib menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis lingkungan paling kecil dimulai dari tanggal 1 Juni 2021. “PPKM mikro tahap selanjutnya 1 Juni sampai 14 Juni mendatang, maka Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan ditambah Provinsi Sulawesi Barat,” tegas Ketua Umum Partai Golkar ini.

Ia juga mengungkapkan, bahwa terdapat 10 provinsi yang mencatatkan adanya kenaikan kasus aktif. 10 wilayah itu diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, DKI Jakarta , NTB, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara. Menko Perekonomian itu juga menyampaikan, kenaikan keterisian tempat tidur bagi pasien (BOR) di rumah sakit.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here