Kehadiran Firli ke Komnas HAM Dianggap Penting Agar Tabir Polemik TWK Terbuka Lebar!

Ketua KPK Firli Bahuri sampai saat ini belum memberikan informasi akan mendatangi Komnas HAM. Meski sebelumnya ia dipanggil untuk dimintai keterangan seputar polemik tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menanggapi hal ini, Direktur Institute of Democracy and Education (IDE) Gugun Gumilar menyebut kehadiran Firli ke Komnas HAM sangat penting untuk membuka tabir polemik agar lebih terang benderang.

“Saya kira KPK tetap saja hadir, tidak jadi masalah karena ini sesuai Undang-Undang sehingga lembaga manapun harus bersinergi termasuk antara Komnas HAM dengan KPK,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemarin.

Meski memang, pada pemanggilan pertama juga Firli diketahui tidak mendatangi Komnas HAM. “Tidak masalah kalau KPK awalnya mangkir. Mungkin ada alasannya mempersiapkan jawaban,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, setidaknya ada perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk alih status sebagai aparatur sipil negara (ASN) mengadu ke Komnas HAM.

Komnas HAM sudah memanggil pimpinan KPK untuk melakukan klarifikasi terhadap laporan itu pada 8 Juni 2021 namun pemanggilan tidak dipenuhi oleh KPK.

Tak lama kemudian, Komnas HAM menyurati lembaga antirasuah tersebut yang dijadwalkan pada Selasa (15/6) namun kembali diundur pada Kamis (17/6).

Sedangkan Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam mengatakan pimpinan KPK akan memenuhi panggilan lembaga tersebut pada Kamis (17/6) terkait penjelasan tes wawasan kebangsaan yang diadukan oleh sejumlah pegawai KPK.

“Kami umumkan bahwa sudah ada komitmen yang baik dari pimpinan KPK dan akan datang dalam proses pemeriksaan Komnas HAM,” katanya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here