Kasus Gofar Hilman Terjadi 2018 dan Muncul Disaat Rakyat Konsen Dana Haji, Ingat Youtuber Ini Pernah Disebut Influencer?

Kasus pelecehan seksual yang melibatkan pembawa acara Gofar Hilman ramai diperbincangkan di sosial media. Hal ini ditenggarai karena adanya ucapan dari pemilik akun @quweenjojo yang mengaku bahwa dirinya mendapatkan perlakuan tersebut.

Dimana pemilik akiun itu mengaku bahwa dirinya dirangkul oleh Gofar, usai menghadairi acara yang ia datangi. Menariknya kasus ini terjadi pada 2018 lalu.

sumber @quweenjojo

“Setelah selesai rekam video bareng dia, tangan dia tiba-tiba peluk gue dari belakang. Gue mulai bingung harus gimana karena pelukannya kok kenceng banget? Gue pakai dress selutut, tangan Gofar tiba-tiba masuk ke baju gue. Satu tangan dari atas, satu lagi dari bawah. Gue shock,” tulisnya.

Namun demikian, Gofar sendiri merasa tak melakukan pelcehan seksual. Da ia pun meminta maaf kepada semua pihak yang pernah diundang ke acara miliknya.

“Tanggapan gue soal kejadian yg lagi rame banget di Twitter yang melibatkan nama gue. Gue inget banget event itu, di acara tersebut banyak cowok dan cewek yang minta Instastory. “Di sini gue minta maaf kepada semua pihak yang tidak nyaman ketika gue rangkul, salah gue tidak meminta konsen akan rangkulan itu,” tulis Gofar Hilman, dari akun Twitternya, Rabu (9/6/2021).

Ia juga mengaku asisten dan panitia yang menjaganya, Gofar tak melakukan hal seperti itu.

sumber: @pergijauh

“Untuk masalah tuduhan pelecehan, di sini gue yakin tidak melakukan hal itu, ada dua orang yang dampingin gue saat itu,” tulisnya.

Gofar Hilman Tak Lagi Jadi Bagian Lawless Jakarta

Dampak dari dugaan tersebut, akhirnya peryataan resmi juga turut dirilis oleh pihak Lawless Burger Bar. Menanggapi isu yang menimpa salah satu pendirinya, Lawless Burger Bar menyatakan bahwa pihaknya akan berpihak kepada korban.

Adapun peryataan ini secara resmi dikeluarkan langsung oleh PT. Lawless Jakarta Indonesia dan PT. Lawless Burgerbar Asia.

“Kami tahu dan memantau isu yang sedang beredar menyangkut nama Gofar Hilman. Kami dari Lawless Jakarta berdiri bersama korban,” tulis Lawless Burger Bar, seperti dilansir dari Twitter @lawless_jkt.

Nama Gofar Hilman sebelumnya juga mengagetkan jagad sosial media. Pasalnya ia disebut-sebut sebagai salah satu influencer pemerintah yang mendapat proyek. Namun, hal ini ditepisnya.

Selain Gofar, ada juga nama Ardhito yang melalui serangkaian kicauan di Twitter pada Jumat (14/8), dirinya mengakui bahwa memang mendapatkan bayaran untuk mengampanyekan tanda pagar #IndonesiaButuhKerja.

“Betul bahwa saya menerima brief untuk ikut dalam kampanye tagar #IndonesiaButuhKerja & menerima bayaran. Seperti kerja sama saya dengan sebuah brand. Namun, dalam brief yang saya terima dari publicist saya, tidak ada keterangan tentang Omnibus Law,” tulis Ardhito, mengutip CNNIndonesia.

Sementara itu, Gofar Hilman juga memberikan klarifikasi serupa melalui utas di akun Twitter pribadinya. Gofar menyatakan bahwa awalnya, ia mendapatkan tawaran untuk membuat video mengenai kreatifitas di rumah dan cara kreatif bertahan di masa PSBB.

“Dari deck presentasi dan brief yang gue dapet, tidak ada disebutkan mengenai RUU apa pun. Dan apa yang gue sampaikan melalui video dan tulisan, tidak ada pernyataan bahwa gue mendukung ataupun mengecilkan salah satu pihak tertentu,” tulis Gofar.

Gofar langsung menutup utas itu dengan menuliskan, “Kesalahan dari gue dan tim, kita tidak melakukan riset yang lebih dalam lagi sebelum dan sesudah menerima pekerjaan. Melalui tulisan ini, gue secara pribadi minta maaf, dan ke depannya gue dan tim akan lebih berhati-hati ketika menerima pekerjaan.”jelas Gofar.

Kasus Gofar ini mendapat sorotan publik, mengingat Gifar merupakan Youtuber dengan cukup banyak memiliki fans. Namun, kini kembali ramai, disaat masyarakat sedang konsentrasi mengenai isu dana haji atau pembatalan kenaikan haji 2021 yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu melalui Kementerian Agama.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here