Intip Gaya Mewah Juliari Batubara, Berkali-kali Naik Pesawat Pribadi Saat Kunker

Sidang kasus Bansos yang menghadirkan Direktur PT Cakra Elang Omega, Rendra Darmakusuma dan Pegawai PT Cakra Elang Omega, Prananta Anando menyebutkan bahwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara beberapa kali menggunakan pesawat pribadi saat melakukan kunjungan kerja (kunker).

Hal ini terungkap di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kemarin, dimana politisi PDI-P itu enam kali menggunakan atau menyewa pesawat pribadi milik PT Cakra Elang Omega dengan biaya sewa yang bervariatif.

Dimana data ini juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan Rendra Darmakusuma. Dalam persidangan, dikatakan, semua biaya sewa pesawat pribadi itu dibayar Selvy Nurbaity selaku Sekretaris Pribadi (Sespri) Juliari.

Adapun yang pertama, penyewaan pesawat pada 17 Juli 2020 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Palopo, Sulawesi Selatan. Pembayaran sewa pesawat oleh Selvy melalui cek sejumlah Rp 636.672.160.

“Seingat saya staf kami yang menjemput (pembayaran) ke Kementerian Sosial untuk mendapatkan pembayaran dari Kementerian Sosial berupa cek,” ujar Rendra Darmakusuma saat bersaksi.

Sementara yang kedua yakni sewa pesawat tanggal 20 sampai 23 Agustus 2020 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Denpasar, Bali. Selvy membayar sewa pesawat ke PT Cakra Elang Omega senilai USD 40.000. “Betul. (Pembayaran) kedua diterima staf Anando,” tambah Rendra.

Sementara itu, Anando dalam kesaksiannya juga membenarkan hal tersebut. Menurut Anando, pembayaran sewa itu diterimanya langsung dari Selvy di Kemensos.

“Kalau nominal saya ngga ingat, tapi kalau penerimaan uang saya nerima, di kantor kementerian lantai 2, iya (bertemu langsung Selvy),” tegas Anando.

Kemudian yang ketiga, Sewa pesawat tanggal 7 Oktober 2020 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Surabaya. Selvy membayar tunai sewa pesawat senilai Rp 305.078.000 ke PT Cakra Elang Omega.

Keempat, Sewa pesawat tanggal 16 Oktober 2020 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Denpasar, Bali. Untuk sewa itu, Selvy membayar tunai USD 30.000 ke PT Cakra Elang Omega.

“Iya,” tambah Rendra.

Untuk yang kelima, Sewa pesawat tanggal 29 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Denpasar, Bali. Selvy membayar tunai ke PT Cakra Elang Omega untuk sewa tersebut senilai 68.000 Dollar Singapura.

Adapun yang keenam, Sewa pesawat dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) ke Semarang pada 3 November 2020. Selvy membayar sewa pesawat ke PT Cakra Elang Omega sekitar Rp 160 juta. “Iya,” sebut rendra.

Terkait perjalanan dinas ke Kendal, Semarang, Selvy menghubungi Adi Wahyono selaku Kepala Biro Umum Kemensos saat itu. Kepada Adi, Selvy meminta uang untuk pembayaran sewa pesawat ke Semarang atas petunjuk Juliari.

“Saya pernah tanya ke pak menteri (Juliari Batubara), jawabannya koordinasi dengan Biro Umum (Adi Wahyono),” kata Selvy.

Setelah itu, Adi Wahyono memberikan uang US$18 ribu ke Selvy. Selvy setelah itu membayar sewa pesawat ke Anando dalam bentuk rupiah. Pembayaran sewa pesawat, kata Selvy, disertai tanda terima. “Ke Kendal melalui Airport di Semarang,” tutur Selvy.

Dalam sidang, hakim juga sempat mempertanyakan sumber uang untuk penyewaan pesawat tersebut. Namun, Selvy mengaku tidak mengetahui asal muasal uang yang diberikan oleh Adi itu.

“Saya ngga tahu pak,” jelas Selvy.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here