Gde Siriana: Menlu Harus Klarifikasi Soal Penolakan Indonesia Terhadap Resolusi PBB Untuk Pencegahan Genosida

Bicaralah.com - Hasil voting dalam rapat pleno Sidang Umum PBB yang berlangsung 17-18 Mei 2021 cukup mengejutkan. Indonesia ternyata masuk sebagai salah satu negara yang menyatakan ‘No’ atas resolusi PBB soal kewajiban negara-negara untuk melindungi dan mencegah genosida, kejahatan perang, pembersihan etnis, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Hasil voting dalam sidang tersebut adalah 115 negara memberikan suara mendukung, 28 abstain, dan 15 suara menentang. Indonesia jadi salah satu dari 15 negara yang menentang.

Selain Indonesia, ada Korea Utara, Kyrgyztan, Nikaragua, Zimbabwe, Venezuela, Burundi, Belarusia, Eritrea, Bolivia, Rusia, China, Mesir, Kuba, dan Suriah yang ikut menyatakan ‘No’.

“Ini harus diklarifikasi Menlu,” ucap Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, Kamis (20/5).

“Mengapa RI menolak Resolusi PBB ini, terkait perlindungan dan pencegahan kejahatan perang, pembersihan etnis, dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” pungkas Gde Siriana.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here