Dua Polisi dan Tiga Paramiliter Rusia Tewas Akibat Ledakan Bom di Afrika Tengah

Dua polisi Afrika dan 3 paramiliter Rusia tewas akibat ledakan bom di pinggir jalan di wilayah barat laut Republik Afrika Tengah.

Dilansir AFP, Senin (31/5/2021), ledakan itu terjadi ketika rombongan konvoi militer tengah bergerak di wilayah yang kerap dilanda konflik di Afrika Tengah. Tak hanya itu, berdasarkan informasi dari sumber-sumber PBB, serangan itu juga melukai lima anggota pasukan keamanan Afrika Tengah.

“Tiga sekutu Rusia dan dua petugas polisi Afrika Tengah tewas,” kata juru bicara pemerintah Ange Maxime Kazagui.

Otoritas setempat mengatakan bom itu meledak ketika rombongan milter tengah berkonvoi di jalan antara Berberati dan Bouar. Wilayah tersebut terletak lebih dari 400 kilometer dari ibu kota Bangui.

Usai insiden tersebut, sebuah helikopter Rusia pun dikirim ke tempat kejadian untuk memulihkan tubuh para korban dan yang terluka.

Sebagaimana diketahui, PBB mengatakan 11 orang tewas dalam waktu kurang dari sebulan oleh ranjau di negara itu terutama di sisi barat laut tempat beberapa benteng terakhir kelompok pemberontak berada. Kehadiran bom pinggir jalan dan ranjau juga fenomena yang agak baru di negara ini selama konflik bertahun-tahun.’

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here