Dihantam Komisi VIII DPR Soal Data Ganda Bansos, Risma Irit Ngomong!

Rapat kerja antara Kemensos dan Komisi VII DPR berlangsung seru. Pasalnya, sejumlah anggota komisi mempertanyakan apa yang sebelumnya disampaikan Mensos Risma mengenai 21 juta data ganda penerima bansos.

Misalnya saja Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, yang menanyakan siapa pihak yang menekan Risma mengenai penghapusan 21 juta data ganda tersebut.

“Yang menekan Ibu siapa?” tanya Yandri.

“Ada, Pak. Mohon maaf,” kata Risma enggan menjawab.

Yandri lantas mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan amanah dari masyarakat. Menurutnya, anggota DPR merasa tertuduh atas keberadaan 21 juta data ganda penerima bansos tersebut.

“Saya mohon maaf kalo soal itu,” tuturnya.

Selain itu, salah satu anggota Komisi VIII dari Fraksi PKB Maman Imanulhaq lantas mengatakan bahwa ia mengetahui ke mana arah data dan aliran dana dari data ganda tersebut. Ia juga mengklaim mengetahui siapa pihak yang menekan Risma.

“Saya tahu, Bu yang menekan ibu siapa, saya tahu ke mana arah data ini, duitnya, dan sebagainya,” kata Maman.

Sementara itu, Risma mengaku melaporkan masalah data ganda tersebut ke Presiden Joko Widodo terlebih dahulu sebelum akhirnya berani merilis data ganda itu.

“Sekali lagi, Pak, banyak, jadi harus saya sampaikan, saya sudah laporkan ke Pak Presiden ini semua. Jadi kemudian akhirnya saya beranikan mengeluarkan yang data ganda itu kita hapus,” kata Risma.

“Karena nuwun sewu (mohon maaf), Pak, sekali lagi banyak sekali yang ….(terdiam), seperti itu,” lanjutnya.

Risma akhirnya memberanikan untuk menghapus data ganda tersebut dan menyampaikan ke publik.

“Jadi kemudian saya beranikan sendiri, yang dobel memang kemudian kita hapus, dan kemudian kita launching,” tuturnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here