Desakan Lockdown, Pemprov DKI: Pemerintah Pusat Masih Punya Duit?

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta Pilar Hendrani menanggapi usulan PSBB ketat di Ibu Kota satu pekan terakhir. Ia mengatakan, bahwa Gubernur DKI Anies Baswedan telah memberikan sinyal lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ibu Kota pada awal Mei 2021 lalu.

Namun sinyal ini kata Piliar, tidak mendapaykan sinyal serius dari pemerintah pusat. “Mestinya sebelum ledakan sekarang, waktu pak gubernur ngomong begitu mestinya pemerintah pusat harus memberi respon cepat. Saya tidak tahu sudah direspon atau tidak kalau pun ada ya ala kadarnya saja kan, tidak serius,” tegasnya, dalam keterangan resmi, kemarin di Jakarta.

Ia menambahkan, saat ini memang diketahui kas pemerintah pusat sedang bermasalah terkait pandemi covid-19. “Pertanyaan saya sebenarnya, apakah pemerintah pusat masih punya duit apa tidak,” kata dia.

Sebagaimanan diketahui, pemerintah pusat sebelumnya mempertimbangkan untuk melakukan pemberlakukan lockdown dan meningkatkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Pasalnya, penyebaran covid-19 semakin hari makin meningkat.

Sebelumnya, Pemerintahan Presiden Jokowi diminta mempertimbangkan pemberlakuan lockdown dan meninggalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here