Benarkah Kebocoran Data 297 Juta Berasal dari BPJS Kesehatan?

Bicaralah.com - Kasus mengenai bocornya Data 279 juta milik peserta BPJS Kesehatan tampaknya menemukan titik terang. Bareskrim Mabes Polri menyebut kebocoran data itu berasal dari BPJS Kesehatan.

“Diduga keras terjadi kebocoran. Kita belum dapat memastikan, tapi diduga keras terjadi kebocoran data peserta BPJS Kesehatan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Rusdi menjelaskan, bahwa anggota Siber Bareskrim masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Bahkan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya. Rencananya pihak vendor sebagai penyedia teknologi informasi di BPJS Kesehatan, juga diperiksa.

“Tentunya, kita berharap bisa dapat menyelesaikan kasus masalah kebocoran data dari peserta BPJS Kesehatan. Perkembangan nanti akan selalu sampaikan kepada publik,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, data 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor dan diperjual-belikan dalam sebuah forum online. Data pribadi ini mencakup nomor KTP, gaji, nomor telepon, alamat dan email, bahkan data orang yang sudah meninggal juga terdapat di dalamnya. Dalam forum itu disebutkan, bahwa satu juta data sebagai contoh dapat diakses secara gratis dan tanpa kata sandi khusus.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here