Banyak Catatan Buruk, Mampukah Polri Kembalikan Kepercayaan Publik?

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (PB-HMI-MPO) menyebutkan, kepercayaan publik terhadap kepolisian dapat menguat apabila kapolri konsisten mewujudkan 16 program prioritasnya yang ditetapkan pada awal 2021. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PB HMI-MPO Ahmad Latupono, kemarin, Senin (10/5).

“Kami mendukung penuh beberapa program yang menjadi tugas utama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, terkhusus 16 rumusan prioritas yang menjadi tugas Kapolri saat ini, dan kami sangat menantikan kinerja baik institusi Polri” ujarnya, dikutip dari keterangan resminya.

Menurtnya, Polri bisa kembali mendapatkan kepercayaan publik, dan PB HMI MPO menurutnya akan mendukung kinerja ataupun program-program kinerja Kapolri.

“Kami pun berharap Polri saat ini bisa kembali membawa tren positif dan memgembalikan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian,”  tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Polri saat ini betul-betul masih mendapatkan sorotan publik, setelah beberapa masalah yang dihadapi berkaitan di internal Polri. Misalnya saja, keterlibatan salah satu anggota Polri yang merupakan penyidik KPK yakini AKP Stepahanus Robin Pattuju, terkait kasus suap Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial.

Kemudian, Purwanto dan Firman Subkhi, yang menjadi tersangka atas kasus penganiayaan wartawan Tempo Nurhadi, saat melakukan investigasi soal kasus suap anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani, yakni Angin Prayitno.

Dimana kasus ini terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak Jumat, 7 Mei 2021, sesuai hasil gelar perkara,

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here