Ada Apa ‘di Balik’ Penolakan Pemerintah Terhadap Resolusi Genosida?

Indonesia diharapkan bisa menjadi salah satu negara yang dapat mencegah genosida, kejahatan perang, permbersihan etnis. Seperti yang dilakukan Zionis Israel terhadap bangsa Palestina. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.

“KNPI meminta agar pemerintah membawa isu Palestina ke agenda Sidang Umum PBB,” tegasnya, dikutip dari keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa dalam beberapa hari ini, zionis Israel menyerang Palestina, khususnya Jalur Gaza, secara brutal. Ratusan korban jiwa sudah berjatuhan.

Selain itu, Haris juga mempertanyakan sikap Indonesia yang turut menolak resolusi reponsibility to protect (R2P) untuk dijadikan agenda tahunan. Adapun penolakan R2P dan pencegahan genosida, kejahatan perang, pembersihan etnik, dan kejahatan yang dilakukan delegasi Indonesia pada Sidang Umum PBB pada Selasa, 18 Mei 2021.

Diketahui, selain Indonesia, ada 14 negara lain yang menolak resolusi tersebut. Sebanyak 115 negara mendukungnya dengan 28 negara memilih untuk abstain.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menjelaskan posisi Indonesia yang memilih “tidak” dalam pemungutan suara terkait resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjadikan pembahasan tentang “tanggung jawab untuk melindungi dan pencegahan genosida” sebagai agenda tetap dan permanen Sidang Majelis Umum.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here