Putri Kesayangan 16 Tahun Kerja di Malaysia Tak Ada Kabar, Bu Sani Ungkap Kesedihan Mendalam

Bicaralah.com - Kesedihan tak bisa dibendung lagi, seperti yang dirasakan oleh Sani yang menginjak usia senja. Bagaimana tidak, anak kesayangannya Taniah terhitung sudah 16 tahun tak ada kabar di negeri orang sebagai pekerja migran Indonesia.

sani mengungkapkan, bahwa sejak Taniah berangkat ke Malaysia, hinga kini tak ada kabar berita. Warga Desa Plawangan, Kecamatan Bonga, Indramayu ini mengaku berbelas-belas tahun menyimpan kerinduan kepada anaknya.

Diketahui, Taniah berangkat ke negeri Jiran itu sejak tahun 2005 silam, berangkat menjadi pekerja dengan tujuan membahagaiakan orang tuanya.

Namun, kuat dugaan bahwa Taniah berangkat dengan menggunakan jalur ilegal dan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), mengingat saat berangkat, usia Taniah baru 16 tahun. “Saya berharap, anak saya segera bisa ditemukan,” ujarnya, kemarin dengan nada yang cukup menyedihkan.

Adapiun, masalah ini menurut rencana keluarga akan dilaporkan ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementrian Luar Negeri, dan Komnas HAM. “Dalam minggu ini kami akan menyampaikan laporan,” ujar Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Indramayu, Adi Wijaya, kepada wartawan.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here