Kejagung Lelang 17 Kapal Sitaan Kasus Korupsi Asabri, Lima Unit Laku Terjual

Lima dari 17 unit kapal yang ditawarkan Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung secara lelang laku terjual. Diketahui, kapal tersebut merupakan barang sitaan dari tersangka kasus korupsi Asabri Heru Hidayat.

“Dari lima unit kapal yang laku terjual, nilai penjualan seluruhnya sebesar Rp27.186.000.000. Sedangkan, 12 unit kapal tidak ada peminat,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangannya pada Jumat, 9 Juli 2021.

Sebagai informasi, lima kapal yang laku terjual yaitu satu unit Kapal Barge ARK 02 terletak di Tepian Sungai Mahakam, Bakuan, Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, ditawarkan dengan harga limit Rp8.090.000.000, dan laku terjual dengan harga Rp8.190.000.000.

Selain itu, ada juga satu unit Kapal Barge ARK 06 terletak di Tepian Sungai Mahakam, Bakuan, Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, ditawarkan dengan harga limit Rp8.300.000.000, dan laku terjual dengan harga Rp11.500.000.000.

Kemudian satu unit Kapal Tug Boat Taurians Two terletak di Pelabuhan Kelas II Sendawar, Desa Kampung Bunyut, Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, ditawarkan dengan harga limit Rp1.810.000.000, dan laku terjual dengan harga Rp2.250.000.000.

Sementara itu, satu unit Kapal Tug Boat Taurians Three terletak di Pelabuhan Kelas II Sendawar, Desa Kampung Bunyut, Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, ditawarkan dengan harga limit Rp1.810.000.000, dan terjual dengan harga Rp2.754.000.000.

“Satu unit Kapal Tug Boat Taurians One terletak di Pelabuhan Kelas II Sendawar, Desa Kampung Bunyut, Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, ditawarkan dengan harga limit Rp1.780.000.000,dan laku terjual dengan harga Rp2.492.000.000,” tambah Leonard.

Leonard menambahkan, bahwa hasil lelang tersebut disetorkan ke Rekening Penampungan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk digunakan sebagai barang bukti pengganti dalam proses penyelesaian lebih lanjut perkara atas nama Tersangka Heru Hidayat.

“Sedangkan, 12 unit kapal yang tidak laku akan dikembalikan kepada Penyidik sebagai barang bukti,” tutupnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here