Dua Bandit Asal China Ditangkap Soal Obligasi Dragon!

Bicaralah.com - Dua orang bandit asa China, yakni AM dan JM ditangkap Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Keduanya, melakukan penipuan investigasi obligasi Dragon.

“Perkara ini tentang obligasi. Sebagaimana diketahui, obligasi adalah surat utang yang diperjualbelikan, tapi di sini dijadikan alat untuk menipu,” tegas Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika, kepada wartawan, kemarin.

Adapun kedua bandit tersebut ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Tegal dan Cirebon. Helmi mengatakan, kedua pelaku menjalani modusnya dengan menyebut obligasi China atau dragon dalam bentuk gambar naga. Kemudian, uang-uang yang disita jadi barang bukti ini untuk meyakinkan para korbannya.

“Ini adalah sebagai alat. Kita masih cari di mana dibuatnya, siapa yang bikin, siapa yang mendistribusikan. Ini sedang kita dalami,” ujarnya.

Helmy menambahkab, bahwa para pelaku menjalankan aksinya di tiga wilayah, yakni Jakarta, Cirebon dan Tegal. Namun, penyidik masih terus mendalami karena diduga ada korban lain yang belum melaporkan. Sebab, kasus ini disinyalir kerugiannya Rp36 miliar.

“Ada korban-korban lain belum melapor sampai saat ini. Jadi, mereka (pelaku) menyebut ini obligasi atau surat utang tapi kita duga sesuatu yang palsu. Pelaku jago tipu muslihat, sehingga para korban tergerak menyerahkan uangnya. Nanti kita dalami apakah ada keterlibatan pihak lain,” sambungnya.

Dalam penangkapan keduanya, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga diraih selama tiga tahun menjalankan aksinya ini. Menurut dia, ada beberapa kendaraan yang disita di Cirebon dan Tegal.

“Ada mobil Honda Civic, Camry, JEEP, lalu sepeda motor Kawaski, Ninja, Honda, mobil Evercross, (hi-looks). Nah, ini beberapa kendaran yang bisa kami sita,” katanya.

Selain itu, kata Helmy, ada juga berupa uang bon Korea ada 9.800 lembar pecahan 5.000, dan 2.100 lembar pecahan 1 juta Euro. Lalu, Obligasi Cina itu ada 100 lembar senilai atau pecahan 1 triliun. Kemudian, pecahan 1.000 ada 200 lembar, pecahan 1 juta ada 300 lembar, pecahan 5.000 ada 100 lembar, dan masih pecahan 1 juta triliun ini 2.000 lembar.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here