Buronan Adelin Lis Gunakan Paspor Bernama Hendro Ledonardo, Bentuk Lemahnya Kemenkumham?

Buronan kasus pembalakan liar, Adelin Lis akhirnya berhasil dibawa ke Indonesia. Namun, ada cerita menarik, ternyata Adelin juga menggunakan paspor palsu dengan nama Hendro Leonardi.

Hal ini terungkap dari data yang dimiliki Ditjen Imigrasi yang menyebut Adelin memegang paspor Indonesia sebanyak empat kali. Dan dari jumlah tersebut hanya ada 1 nama Adelin Lis dan yang lainnya menggunakan nama Hendro Leonardo.

“Dalam data yang dimiliki Direktorat Jenderal Imigrasi, yang bersangkutan merupakan pemegang Paspor RI dengan rincian sebagai berikut: atas nama Adelin Lis yang diterbitkan di Polonia tahun 2002; atas nama Hendro Leonardi yang diterbitkan di Jakut (2008); atas nama Hendro Leonardi yang diterbitkan di Jakut (2013); dan atas nama HENDRO LEONARDI yang diterbitkan di Jaksel (2017),” kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi kemenkumham Arya Pradhana Anggakara dalam keterangannya, kemarin, di Jakarta.

Arya menjelaskan kronologis Adelin Lis dapat memiliki paspor atas nama Hendro Leonardi, dimana saat ini Ditjen Imigrasi baru menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) pada tahun 2009.

Adapun sebelum tahun 2009, data pemohon paspor hanya tersimpan secara manual di server kantor imigrasi setempat dan tidak terekam di Pusat Data Keimigrasian.

“Hal ini menyebabkan Adelin Lis dapat mengajukan paspor pada tahun 2008 dengan menggunakan identitas Hendro Leonardi dan tidak terdeteksi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa Adelin juga telah melampirkan serta menunjukkan dokumen yang menjadi syarat permohonan.

“Baik yang asli maupun fotokopi kepada petugas yaitu KTP, Surat Bukti Perekaman KTP Elektonik, KK, Akte Lahir, dan surat pernyataan ganti nama. nformasi dan perkembangan lebih jauh tentang hasil koordinasi ini akan segera disampaikan dalam beberapa hari ke depan,” tutupnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here