Berkas Kasus Penembakan 4 Laskar FPI Lengkap, Anggota Polisi Siap Jalani Sidang!

Berkas perkara dugaan pembunuhan terhadap empat orang Laskar FPI, yakni FR dan MYO dinayatakan lengkap atau P21. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

“Berkas perkara tindak pidana pembunuhan yang merupakan hasil penyidikan Tim Penyidik pada Badan Reserse Krimnal Kepolisan RI dinyatakan telah lengkap (P21),” tegasnya, kepada wartawan, Jumat, 25 Juni 2021.

Ia menjelaskan, bahwa berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap setelah gelar perkara atau ekspos yang dilaksanakan oleh Tim Jaksa Peneliti hari ini dan berdasarkan penelitian tim, kelengkapan berkas perkara baik formal maupun materiil telah terpenuhi. “Sehingga, berkas perkara dapat dinyatakan lengkap (P21),” sambungnya.

Leonard menambahkan, bahwa Tim Jaksa Penuntut Umum meminta kepada Tim Penyidik Bareskrim Polri untuk dapat segera menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti atau Penyerahan Tahap II.

Sementara itu, terkait adanya aksa peneliti mengembalikan berkas supaya dilengkapi hal-hal yang terdapat kekurangan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim sesuai petunjuk jaksa.

“Dikembalikan lengkap dengan petunjuk petunjuk dari Jaksa Peneliti, baik kekurangan kelengkapan formil maupun kekurangan kelengkapan materiil, yang dituangkan dalam surat P-19 Nomor: B/1664/E.2/Eoh.1/05/ 2021 tanggal 3 Mei 2021 guna dilengkapi oleh Penyidik,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, di dalam berkas perkara, tersangka disangka Pasal 338 KUHP juncto Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan.

Jau diberitakan sebelumnya, sebanyak enam anggota Laskar FPI yang tewas di Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 lalu. Dua di antaranya tewas dalam baku tembak dengan anggota Polda Metro Jaya. Sementara, empat lainnya berdasar investigasi Komnas HAM awalnya masih hidup saat diamankan dalam mobil, namun karena diduga melawan petugas lalu keempatnya ditembak hingga tewas.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here