279 Juta Data Bocor, Rakyat Mau Berlindung Sama Siapa?

Bicaralah.com - Bocornya data 279 juta penduduk Indonesia yang merupakan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih menui reaksi banyak pihak. Bahkan dalam sepekan, komentar netizen di sosial media masih mempertanyakan sisi keamanan data masyarakat Indonesia.

Namun belakangan, MenPAN-RB Tjahjo Kumolo malah menduga data ASN dan TNI/Polri yang juga sebagai peserta BPJS Kesehatan juga bocor. “Saya yakini data yang dimiliki ASN juga termasuk di dalamnya,” kata Menteri Tjahjo, Minggu (23/5).

Politisi PDI-P ini menambahkan, saat ini Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi masi dalam pembahasan di DPR. Akan tetapi, para penegak hukum juga masih mengalami kesulitan menjerat pihak-pihak yang membocorkan data pribadi.

“KemenPAN-RB mendorong DPR segera mengesahkan RUU Perlindungan Data Pribadi demi terjaminnya data masyarakat, khususnya ASN yang dalam hal ini dirugikan karena kebocoran data BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Adapun saat ini diketahui, Kemkominfo telah melakukan investigasi atas dugaan kebocoran data itu sejak 20 Mei 2021. Isu tersebut muncul ketika ada akun di media sosial yang menyebutkan data penduduk Indonesia bocor dan dijual ke forum peretas online.

Diketahui, data yang bocor itu tidak hanya membuat catatan pribadi para peserta BPJS Kesehatan. Sebab, dari 279 juta data tersebut terdapat 20 fail yang memuat foto pribadi

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here