Arah Ekonomi Sri Mulyani Bertentangan dengan Ekonomi Pancasila

Presiden Joko Widodo diminta untuk segera mencopot Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan jika tidak ingin Indonesia masuk ke jurang krisis yang lebih dalam lagi.

Menurut pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, ekonomi dibawah kendali Sri Mulyani membuat kondisi perekonomian di Indonesia semakin tidak terarah. Bahkan, utang Indonesia semakin membengkak.

“Kita lihat utang makin mengganas, arah perekonomian tidak jelas, bahkan lebih mengarah kepada liberalisme ekonomi, yang sangat bertentangan dengan ekonomi Pancasila,” ujar Saiful dilansir RMOL, Selasa (27/4/2021).

Menurut Saiful, Sri Mulyani kurang cocok bagi pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih mengutamakan ekonomi kerakyatan.

“Sri Mulyani lebih cocok menjadi menteri di negara-negara Anglo Saxon, tidak cocok di negara seperti Indonesia yang kultur masyarakatnya berbeda dengan masyarakat yang ada di dunia,” tukas Saiful.

Karena, sambung Saiful, Indonesia dianggapnya unik, sehingga tidak bisa disamakan seperti negara maju dalam menjalankan roda perekonomian yang lebih mengutamakan kepentingan elite penguasa global yang mengakibatkan masyarakat kecil menjadi korban dari dampak ekonomi liberal.

“Saya yakin apabila Sri Mulyani diganti, maka persoalan politik mikro dan makro ekonomi akan terselesaikan dengan baik,” pungkas Saiful.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here