Tok! Mantan Kades Tanggamus Dituntut 5 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan tuntutan lima tahun penjara kepada mantan Kepala Pekon Sukarame, Tanggamus, Dedi hermansyah. Ia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2019.

“Terdakwa Dedi Hermansyah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Dengan ini menuntut terdakwa agar dihukum lima tahun tiga bulan penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan penjara,” kata JPU Arinto Kusumo, kemarin di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Bandar Lampung, kemarin.

JPU juga menilai, bawa terdakwa Dedi Hermansyah terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi. “Selain itu terdakwa Dedi Hermansyah juga harus membayar uang pengganti senilai Rp256,9 juta,” jelas Arinto.

JPU juga menegaskan, jika denda tersebut tidak dibayar, maka harta benda milik Dedi akan disita. “Apabila tidak dibayar maka harta benda akan disita dan dilelang. Dan kalau tidak mencukupi harta benda akan disita pun diganti kurungan penjara selama dua tahun delapan bulan,” sambung Arinto.

Dedi dsisebutkan, telah melanggar Pasal 2 Juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Sebelumnya terdakwa ini menyelewengkan dana desa senilai Rp257,9 juta.

Selain itu, dalam persidangan juga dikatakan, Pekon Sukarame menerima dana desa tahun 2019 senilai Rp1,1 miliar lebih. Saat itu Dedi Hermansyah meminta uang kepada bendahara pekon. “Dari permintaan uang tersebut dilakukan terdakwa sebanyak tujuh kali yang dibuatkan kwitansi,” tutup jaksa.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here