Petani Unggah Pendaftaran GAM, Diamankan Polisi

Polisi mengamankan seorang petani di Aceh berinisial MJ karena diduga membuat sebuah konten yang bersifat provokatif di media sosial. Adapun isi pesan yang disampaikan berindikasikan adanya ajakan untuk bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Terduga pelaku merupakan pemilik akun Facebook yang berisi konten provokatif. MJ berprofesi sebagai petani, warga Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara,” tegas Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

Adapun jelas Winardy, MJ ditangkap dan ditahan karena menulis sebuah status di akunnya di Facebook bernama ‘Alu Basoka’ yang mengandung unsur provokatif. “Adapun konten atau status terduga pelaku di media sosial terkait dengan ajakan pembukaan pendaftaran Gerakan Aceh Merdeka atau GAM,” ungkapnya.

Kemudian, pelaku juga menulis “Mengingat, menimbang, merasakan, karena MoU bin Helsinki ka innalillahi… memutuskan telah dibuka pendaftaran GAM wilayah Sumatra untuk GAM yang na di Aceh….syarat dan ketentuan berlaku. GAM Sumatra”.

Winardy menambahkan, bahwa apa yang ditulis pelaku bisa berdampak buruk bagi masyarakat yang membacanya.”Status yang ditulis MJ tersebut sangat provokatif dan dikhawatirkan akan berdampak negatif. Terduga pelaku MJ ditangkap di Peureulak, Aceh Timur, Rabu (21/4, dan diamankan ke polres setempat,” pungkasnya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here