Omongan Pemerintah Soal Larangan Mudik Gak Ada yang Denger, Travel Masih Nekat Kok!

Aturan yang diterapkan pemerintah sepertinya tak didengar oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti sampai sekarang masih banyak yang berupaya untuk kembali ke kampung halaman.

Di Kawarawang, Jawa Barat misalnya, Polres setempat mengamankan 32 unit mobil travel yang akan berangkat mudik dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Rabu (5/5/2021). Sebanyak 250 penumpang yang sempat terlantar dikembalikan ke tempat asal dan yang lainnya dijemput keluarga.

“Mobil travel ini kami amankan karena sebagai mobil travel gelap beroperasi mengangkut penumpang. Mereka melanggar Pasal 308 UU No. 22/2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra.

Ia menjelaskan, bahwa travel gelap ini menerapkan tarif tinggi kepada penumpangnya. Karena ada penyekatan, penumpang dipatok tarif Rp 500 ribu untuk wilayah Jawa Barat, untuk mudik ke wilayah Jateng hingga Jatim mencapai 900 ribu per orang. “Mereka menerapkan tarif tinggi untuk setiap penumpang, ” sambungnya.

Adapun keberadaan travel gelap itu diduga memanfaatkan situasi ketika pengetatan mudik masih sedikit longgar. Para sopir menawarkan jasa angkutannya melalui media sosial juga kepada orang yang dikenalnya melalui mulut ke mulut. ” Iya mereka memanfaatkan situasi saat ini, ” katanya.

Selain itu, Rama juga menegaskan, penyitaan kendaraan itu akan dilakukan sesuai lembar tilang masing-masing. Sebab, sanksi yang diterapkan hanya pidana ringan berupa tilang. “Para sopir angkutan gelap ini dijerat Pasal 308 UU No.22/2009 dengan ancaman hukuman 2 bulan dan atau denda Rp 500 ribu,” katanya.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here