Jeteng Kebocoran Pemudik 632 Ribu, Benarkah Warga ‘Iri’ dengan WNA Tiongkok Soal Pulkam?

Masyarakat Indonesia sepertinya tak menghiraukan aturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah. Entah apa yang menyebababkan ini bisa terjadi.

Hal ini terlihat dari apa yang dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia mengatakan bahwa pemudik masih nekat melakukan aktivitas pulang ke kampung halaman.

“Pemudik masih nekat berdatangan. Ada dua catatan yang masuk. Catatan dari aplikasi Jogo Tonggo ada 10 ribu, tapi baru 6-8 persen yang melaporkan. Tapi catatan dari Perhubungan dari asumsi-asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632.000 pemudik,” tegasnya, hari ini.

Ia menjelaskan, angka tersebut kemungkinan masih bertambah mengingat Lebaran masih beberapa hari lagi. Prediksi Ganjar, mereka yang nekat mudik bisa sekitar sejuta pemudik atau hampir sama dengan tahun lalu. “Saya kira-kira yang akan masuk ke Jateng segitu. Saya minta ada pengetesan-pengetesan di level yang paling bawah,” sambung politisi PDI-P ini.

Kendati demikian, ia juga berharap masyarakat taat untuk tidak mudik. Ia kemudian mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat yang dengan sadar menunda kepulangan. “Contoh di Banyumas itu bagus. Sampai-sampai salah satu pemudik terpaksa diisolasi karena dilaporkan istrinya sendiri,” tutupnya.

Namun, disisi lain adalah melihat kesempatan yang didapat oleh WNA asal Tiongkok yang datang ke Indonesia. Ini tentunya bisa saja menjadi salah satu pertimbangan masyarakat untuk tetap nekat mudik ke kampung halaman. (Nugroho/Jateng)

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here