Anak Buah Risma Kena Semprot, Bupati NTT Nilai Bantuan Kemensos Berbau Politik!

Bupati Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo memarahi dua staf Kementerian Sosial karena pembagian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dinilainya melangkahi pemerintah daerah. Informasi ini juga viral di sosial media.

Dalam video itu, Amon memarahi Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait PKH. Bahkan dua petugas itu diminta kembali ke Jakarta.

Menurut Amon, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), yang penyalurannya dilakukan Ketua DPRD Alor, bukan pemerintah daerah. ”Jangan pakai politik-politik model begitu,” tegasnya dalam video tersebut.

Ia menilai, bahwa Kementerian Sosial tidak menghargai pemerintah daerah, bahkan dirinya juga mempertanyakan alasan program pemerintah diberikan kepada Ketua DPRD Alor.

Selain itu, Amon juga marah kepada Tri Rismaharini dan membandingkannya dengan, Khofifah Indar Parawansa, yang juga pernah menjabat Menteri Sosial.

Wartawa yang melakukan konfirmasi kepada Amon mendapatkan keterangan bahwa apa yang ada di dalam video tersebut benar adanya. Ia menjelaskan, sebelumnya pegawai Kementerian Sosial yang dia marahi datang untuk melaporkan bahwa mereka membawa bantuan bagi korban meninggal akibat badai Seroja, jumlahnya Rp 15 juta per orang.

Amon menyuruh mereka untuk membawa bantuan itu ke Ketua DPRD Alor, tidak usah melalui pemerintah daerah. “Itu saya marah, datang lagi dia bawa nama Kementerian Sosial nah lu pi bagi sudah kenapa bawa datang ke kami. Kau pu menteri omong dengan Presiden bahwa bantuan kasi ke Ketua DPRD, pi di sana sudah to bikin apa ke kami, nanti pemerintah pusat pikirnya kami gubernur dan bupati ini juga hanya tidur-tidur saja tidak urus manusia, saya tiap hari di lapangan kok. Saya marah karena mereka langkahi pemerintah daerah, hanya karena kepentingan politik kita kerja ini bukan karena politik, ini bencana kemanusiaan bukan bencana politik,” tukasnya.

Masalah ini sepertinya mengingatkan kembali pada saat Mensos Risma juga menjadi pembicaraan di sosial media. Dimana beberapa waktu lalu ia memberikan bantuan kepada seorang tunawisma di Jakarta, yang belakangan diketahui bernama Kastubi dan diduga kuat merupakan setingan.

Terkini

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here